5 Tips Sederhana Merawat Kecerahan Kulit Tubuh

Apapun jenis kulitnya, setiap wanita pasti mendambakan kulit yang sehat. Permasalahan yang terjadi pada kulit tidak boleh dianggap sebagai hal yang sepele. Pada artikel kali ini, kita akan membahas langkah mudah merawat kulit tubuh agar terlihat cerah. Mau tau caranya? Yuk silahkan baca artikel ini sampai selesai ya.

Halo Sista, tentunya kalian semua ingin mempunyai kulit yang sehat bukan? Selain sehat, tentunya juga ingin agar terlihat lebih cerah. Untuk mendapatnya, tentunya harus rajin melakukan perawatan. Tentunya perawatan yang aman, agar terhindar dari iritasi dan efek buruk lainnya.

Perawatan Kulit Agar Cerah

Image Source : Pixabay.com

5 Langkah Sederhana Merawat Kecerahan Kulit Tubuh

1. Perawatan Kulit Kepala

Untuk mendapatkan kulit kepala yang sehat, Sista jangan lupa untuk keramas minimal 2 hari sekali. Pilihlah shampo yang sesuai dengan jenis rambut dan kondisi kulit kepala. Lebih baik lagi untuk menggunakan shampo yang terpisah dari kondisioner.

Selain itu, jangan lupa untuk menggunakan topi atau payung untuk melindungi dari sengatan sinar matahari secara langsung.

Nah, mungkin ada beberapa dari Sista disini yang bertanya seperti ini, “Bagaimana kalau Saya tidak suka memakai topi?”, “Ribet juga pakai payung, ada cara lain?”. Tentu saja ada cara lainnya, Sista bisa menggunakan Sunscreen Spray.

Cara penggunaan Sunscreen Spray, cukup dengan menyemprotkan ke jari-jari tangan, kemudian lakukan pijatan lembut ke kulit kepala. Lakukan setiap beberapa jam selama berada di luar ruangan.

2. Merawat Wajah (Termasuk Bibir)

Bagi Sista yang sering beraktifitas di luar ruangan, jangan lupa untuk melindungi kulit wajah dengan tabir surya dan bibir dengan lipbalm yang mengandung SPF.

Untuk kulit wajah, pilihlah produk yang melindungi Sista terhadap sinar UV A dan UV B (protection against broad and spectrum). Jangan lupa untuk mengoleskan after sun lotion atau gel, agar tidak mengalami sunburn atau terbakar.

3. Perawatan Leher dan Dada

Kulit leher dan dada biasanya sering diabaikan, padahal kulit ini sangat tipis. Jadi buat para Sista, jangan lupa untuk memberi pelembab yang mengandung SPF karena sengatan sinar matahari dapat mengakibatkan bintik-bintik hitam di kulit. Bagaimana jika sudah terlanjur muncul bintik-bintik hitam? Sista bisa membaca cara menghilangkan bintik-bintik hitam disini.

4. Merawat Punggung Tangan

Punggung tangan merupakan bagian tubuh yang jarang ditutupi, untuk itu Sista perlu memberikan perhatian lebih pada bagian ini, khususnya bagi Sista yang mengendarai motor.

Sinar matahari yang mengandung UV A dan UV B, dapat mengakibatkan punggung tangan menjadi terlihat belang. Untuk mengatasinya, Sista bisa menggunakan produk yang mengandung SPT 30. Untuk perawatan malam hari, gunakan lotion yang mengandung AHA.

5. Merawat Kaki Supaya Bersih

Selanjutnya untuk kaki, gunakan sunscreen setiap akan beraktifitas siang hari, terutama bagi Sista yang tidak menggunakan kaos kaki.

Untuk perawatan malam hari, Sista bisa menggunakan foot cream. Jangan lupa juga untuk melakukan pedicure.

Untuk tungkai kaki yang sudah terlanjur pecah-pecah, Sista bisa melakukan perawatan diawali dengan merendam kaki dengan air hangat 10-15 menit. Setelah dikeringkan, gosok-gosok kulit matinya dengan foot file. Basuh dengan air kemudian keringkan. Oleskan foot cream sebagai langkah terakhir.

Kulit Yang Cerah Itu Sehat

Img Source : Pixabay.com

Oke guys sekalian pengunjung setia Bugarcantik.com, itu tadi langkah mudah merawat kulit tubuh agar terlihat cerah. Semoga berguna bagi Sista sekalian. Jangan lupa untuk mempraktekkannya dirumah ya. Semoga artikel sederhana ini bermanfaat ya guys.

Olahraga Di Bulan Puasa Bolehkah.?

Para ahli dalam dunia kesehatan banyak silang pendapat tentang hal yang satu ini ,selama Ramadhan apakah masih tetap boleh exercise ataupun berolahraga, mereka yang menjalani puasa masih dapat berolahraga selama 30 hari penuh dan dengan jam yang dikurangi meskipun durasinya tidak selama hari-hari biasa. Intinya, olahraga tidak perlu dipaksakan dan masih bisa dilakukan asal anda tahu porsi dan kekuatan tubuh anda sendiri.

melansir dari Womens Health Mag pada Rabu ini, ada beberapa saran dari para ahli agar anda tetap bisa melakukan aktifitas olahraga selama Ramadhan. Pertama, menurut seorang ahli, Sayyada Mawji, berolahraga tepat selama bulan Ramadhan dilakukan sebelum berbuka puasa dan atau di antara puasa berikutnya yaitu yang dimaksud malam hari ketika tubuh sudah mendapatkan setidaknya asupan nutrisi ketika berbuka.

Menurut Sayyada, waktu itu adalah waktu terbaik karena bisa makan dan minum setelah berolahraga dan memulihkan dehidrasi tubuh. Kedua, menurut Dokter Mawji, berolahraga ketika puasa memang merupakan tantangan. Namun, tentu saja yang bisa mengukur kemampuan jelas anda sendiri dan diharapkan untuk tetap bijak dan mendengarkan kebutuhan tubuh.

“Ini berarti Anda mungkin harus menyesuaikan metode biasa untuk mengurangi intensitas latihan,” tambahnya.

Saran ketiga, kita tentu saja harus berusaha memiliki kualitas diwaktu bersahur supaya memiliki asupan yang lumayan untuk bersiap berolahraga. Kurangnya air adalah sesuatu yang harus diawasi, terutama saat melakukan puasa.

Solusinya, perlu mengonsumsi buah-buahan dan sayuran yang kaya akan cairan saat berbuka puasa dan sahur untuk tetap menjaga tubuh dari kekurangan cairan ataupun dehidrasi. Namun demikian, para ahli menyarankan agar kita juga perlu menyadari tanda-tanda terhidrasi sejak Sahur untuk menjaga puasa tetap terjaga.

Menurut Mawji jika Anda masih mengalami gejala-gejala ini, kita dapat kembali berolahraga dan mencoba menurunkan detak jantung. Menurut Nike Trainer, Nesrine (Nesrine) DALLY, saran kelima yang harus dilakukan orang ketika olahraga tidak takut untuk mengurangi intensitas.

Dia menyarankan mengatur intensitas dan volume sekitar 30 hingga 40 persen dari latihan yang biasa. DALLY lagi menyarankan, Ramadhan memang dapat memprioritaskan praktik untuk fokus pada kekuatan daripada latihan kardio. Karena, latihan ini dapat memperlambat proses kehilangan otot saat puasa.

“Aman untuk melatih kekuatan dan, pada kenyataannya, menurut saya ini adalah salah satu modalitas pelatihan teraman [selama Ramadhan]. Saya akan menyarankan melakukannya sebelum melanggar cepat tetapi pada akhirnya itu adalah preferensi pribadi,” katanya .

Saran ketujuh, menurut Dally, perlu bagi kita untuk memperhatikan berapa banyak praktik kardio dilakukan. Meskipun kita meluangkan waktu untuk fokus pada kekuatan, juga perlu mengembalikan intensitas kardio. “Saya tidak akan menyarankan melakukan kardio yang membuat Anda lebih dari 60-65 persen dari upaya maksimal Anda,” kata Dally.

Dia juga menyarankan menambah jumlah hari istirahat dalam berolahraga dibandingkan dengan hari-hari dalam bulan yang biasa. Namun, perlu diingat, Ramadhan adalah waktu refleksi sehingga masih perlu bagi kita untuk memprioritaskan aspek-aspek spiritual.

Dua saran terakhir berasal dari ahli gizi pemenang penghargaan, Kawthher Hashem. Menurutnya, perlu bagi orang-orang untuk memalsukan makanan berserat tinggi dan kaya protein ketika memecahkan puasa. “Makanan berserat tinggi dicerna perlahan dan perlahan-lahan melepaskan energi,” katanya.

Akhirnya, kata Hashem, perlu bagi mereka yang berpuasa untuk menghindari konsumsi garam yang berlebihan. Termasuk, kafein dan makanan yang bisa membuat Anda lebih haus. Ini memberi pesan, alih-alih menyediakan banyak makanan asin dan menambahkan garam ke masakan, akan lebih baik jika menggantinya dengan berbagai rempah-rempah, lemon, dan kapur untuk menambah rasa untuk makanan

Tetap Sehat Dan Bahagia Di Lanjut Usia

Semakin senja usia seseorang, semakin besar risiko terkena penyakit. Nyatanya, banyak penyakit kritis kerap menyerang para lanjut usia. Kabar baiknya adalah Anda dapat mencegah penyakit berat dan terbilang serius dengan menjalani gaya hidup sehat hingga usia lanjut. Ada beberapa tips yang bisa anda terus jaga dan lakukan guna menjaga hidup anda tetap bugar serta sehat di masa pandemi ini diantaranya adalah :

1. Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan berkala

Melakukan tes rutin, misalnya setahun sekali, akan memberikan informasi tentang kesehatan tubuh Anda. Dengan hasil pemeriksaan kesehatan tersebut, Anda bisa dengan terampil mengamati kondisi tubuh Anda yang membutuhkan perbaikan. Komponen yang biasanya diuji oleh para lansia dalam pemeriksaan kesehatan adalah:

  • Tekanan darah
  • Bobot
  • EKG jantung
  • Gula darah
  • Kolesterol
  • Rontgen dada
  • Seri Tes Lipid: Kolesterol, Trigliserida, HDL, LDL
    Dan berbagai test yang diperlukan lainnya.

2. Makan makanan minuman yang memiliki bnilai gizi yang seimbang.

Di negara kita diakui dan dijadikan pedoman gizi seimbang yang terkenal dengan sebutan Tumpeng Gizi Balimbang. Bertentangan dengan pedoman “4 Sihat 5 Sempurna” yang kita kenal sebelumnya, Tumpeng Gizi Balimbang memberi tahu cara bergaya hidup dengan tepat sehat secara umum, termasuk olahraga dan kebersihan tubuh. Pola makan seimbang dari Tompang ini memiliki petunjuk pola makan seimbang yang dapat membantu Anda menjaga kesehatan tubuh dan pikiran di masa tua :

  • Makanan dasar atau karbohidrat: 3-4 porsi sehari
  • Buah dan sayuran: 3-4 porsi sayuran di meja, 2-3 porsi buah-buahan per hari
  • Protein hewani dan nabati: 2-4 porsi setiap hari
  • Garam: 4 sendok makan sehari
  • Gula: 1 sendok teh sehari
  • Minyak: 5 sendok makan sehari.
  • Air: 8 gelas sehari

3. Hindari asupan makanan yang memiliki kandungan kolesterol tinggi

Kolesterol terdiri dari tiga jenis, yaitu kolesterol baik atau high density lipoprotein (HDL), trigliserida dan kolesterol jahat atau low density lipoprotein (LDL). Seseorang dikatakan memiliki kadar kolesterol baik jika memiliki kadar HDL di atas 60 mg / dL, trigliserida di bawah 150 mg / dL, dan LDL di bawah 100 mg / dL. Seiring bertambahnya usia, Anda harus menghindari makanan yang dapat meningkatkan kadar HDL atau trigliserida, yang dapat menyebabkan penyakit serius. Makanan tinggi HDL dan trigliserida biasanya ditemukan di:

  • Makanan yang berhasil dalam menggoreng
  • Makanan yang mengandung lemak seperti kulit ayam, organ, dll.
  • makanan cepat saji
  • daging merah
  • Daging bebek
  • tunas
  • makanan laut
  • Susu dan turunannya
  • Dan seterusnya

3. Olahraga ringan yang anda suka melakukannya

Penuaan bukanlah halangan untuk melanjutkan olah raga dan aktivitas fisik. Beberapa aktivitas yang bisa Anda lakukan antara lain olahraga teratur, jalan kaki, aktivitas fisik seperti berkebun atau menyapu dll. Saat Anda melakukan olahraga, usahakan melakukannya secara rutin minimal 30-60 menit sehari, minimal tiga hari dalam seminggu. Pilih olahraga yang Anda sukai agar Anda dapat menikmati kereta sorong.

4. Selalu jaga tubuh bersih jiawa dan raga

Menjaga kebersihan pribadi juga penting bagi semua orang, termasuk lansia. Pastikan untuk mandi dua kali sehari, jaga kebersihan mulut dan gigi dengan menyikat gigi minimal dua kali sehari, jaga kebersihan telinga, cuci tangan sebelum makan atau setelah memegang benda kotor.

5. Istirahat yang cukup

Jangan lupa istirahat dan tidur yang cukup untuk memulihkan kondisi fisik dan mental setelah menjalani aktivitas yang melelahkan. Kurang tidur dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Selain itu, kurang tidur menyebabkan otak tidak segar dan sulit berkonsentrasi. Orang dewasa dan lansia diberi tahu bahwa tidur sudah cukup jika mencapai 7-9 jam sehari.

6. Bersosialisasi untuk jaga pikiran positif dan seimbang

Terus bersosialisasi dengan teman-teman dalam beberapa tahun terakhir. Tahukah Anda bahwa sosialisasi dapat mencegah seseorang sakit, dapat membantunya tidur lebih nyenyak, dan mencegah otak menjadi pikun?

7. Baca buku, koran, dan ikuti informasi terbaru

Penting juga untuk menjaga kesehatan otak dan menjaga kapasitas memori di masa tua.

8. Dimungkinkan juga untuk melakukan hobi.

Anda juga dapat menghabiskan waktu dalam hobi seperti bertani, catur, merawat hewan peliharaan, olahraga, atau aktivitas lain yang Anda sukai. Itu bisa mengangkat semangat Anda setiap hari.

Persiapan finansial untuk hari tua tidak kalah pentingnya

Selain menjaga kesehatan yang baik, penting juga untuk mempersiapkan senja yang subur. Untuk mencapainya, idealnya di usia produktif Anda bisa menyiapkan berbagai fungsi, seperti dana pensiun, warisan keluarga dan tentunya passive income.